CFO Lakukan Ground Breaking Pembangunan Gedung TelkomGroup Surabaya

CFO (Chief Financial Officer) TelkomGroup Harry M. Zen menghadiri ground breaking pembangunan gedung TelkomGroup Surabaya yang bertempat di Telkom Manyar Surabaya, Rabu (7/2). Secara resmi groundbreaking yang akan menandai dimulainya pembangunan gedung TelkomGroup di Manyar Surabaya ini ditandai dengan penekanan sirine oleh CFO TelkomGroup bersama Direktur Utama Telkom Property Rinto Dwi Hartomo, EVP Telkom Regional 5 Jatim Bali Nusra Suparwiyanto, SGM Asset Management Center Heru Kurniawan, Deputy EGM Infrastructure O & M DSO M. Djuffrianto, EVP Telkomsel Area 3 Agus Setya Budi dan Direktur Operasi WIKA Gedung Widhi Pudjiono.

Dalam sambutannya Harry M. Zen menyampaikan selamat atas terlaksananya ground breaking pembangunan gedung TelkomGroup Surabaya. Ia berharap proses konstruksi gedung ini berjalan dengan baik sesuai plant dan timeline yang ada tentunya dengan kualitas yang sangat baik.

Meminjam istilah CEO TelkomGroup, ia mengatakan bahwa pembangunan gedung TelkomGroup Surabaya ini diibaratkan membangun dan menemukan culture baru di TelkomGroup. “Gedung ini hanya salah satu fasilitator, dimana nantinya culture baru itu ditularkan dengan cara kita bekerja, cara kita berinteraksi sesama entitas TelkomGroup yang bisa menjadikan kita lebih solid dan tentunya bisa lebih speed dan lebih smart,” ujarnya. Oleh karenanya ia menyebut bahwa gedung TelkomGroup Surabaya ini merupakan salah satu model yang ideal untuk konsep gedung-gedung TelkomGroup kedepannya.

Lebih lanjut CFO TelkomGroup sangat setuju dengan konsep GSD yang menjadikan 70 persen gedung ini digunakan oleh TelkomGroup. Sehingga bisa meminimalkan resiko cashflow. “Kalau kebalikannya yaitu 30 untuk TelkomGroup dan 70 persen komersil itu namanya bukan property company,” tandasnya. Dan itu sangat pas jika diterapkan dilevel regional seperti di Surabaya ini, jadi utamanya Telkom dan Telkomsel itu dalam satu gedung.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang bekerja keras mensupport sampai dengan titik ini. Utamanya kepada WIKA gedung yang menurutnya ini sebagai wujud dari sinergi BUMN. “Saya mohon kerjasamanya untuk dapat menyelesaikan gedung ini sesuai dengan perencanaan yang sudah ditetapkan,” pinta Harry M Zen.

Dan di tahun 2018 ini ia berharap bisa dijadikan momentum untuk benar-benar memulai start eksekusi pembangunan gedung TelkomGroup di Surabaya. “Hampir setahun di tahun 2017 kemarin kita sudah perkuat fundamental kita yang dibina oleh tim Asset Manajemen dan dieksekusi oleh GSD, sehingga 2018 ini harus benar-benar mulai start eksekusi,” pungkasnya.

Sebelumnya Rinto Dwi Hartomo dalam laporannya menyampaikan bahwa Gedung TelkomGroup Surabaya ini akan dibangun 17 lantai dengan semigross areanya sebesar 37 ribu yang akan menjadi office utamanya bagi Telkom Regional 5 dan Telkomsel Area 3. Dan hampir 80 persen full book untuk TelkomGroup. “Jadi selebihnya kurang lebih 20 persen nanti sekitar 4000 akan kita komersilkan untuk related Telco Company,” ujarnya. Ia juga menyebutkan bahwa gedung ini dirancang dengan konsep yang memenuhi green building dengan bentuk arsitektur yang mempunyai makna bahwa TelkomGroup siap menghadapi tantangan bisnis masa depan.

Sebagai puncak dari rangkaian kegiatan groundbreaking pembangunan gedung TelkomGroup Surabaya ini dilakukan visiting di MSC Gayungan dan Ketintang.